Tema : Kenaikan BBM
Judul : Pengaruh Kenaikan BBM terhadap Bisnis
PENDAHULUAN
Negara Indonesia
juga dikenal dengan salah satu penghasil minyak
dunia , namun saat ini merupakan salah satu negara pengimpor minyak tersebut . Hal ini disebabkan karena tiap tahun
produksi minyak-minyak di Indonesia semakin berkurang sedangkan pemakaian
semakin bertambah akan konsumsi minyak dan BBM tersebut . Sehingga kenaikan
harga minyak menjadi hal yang menakutkan bagi NKRI . Selama ini pemerintah harus
mengeluarkan dana subsidi untuk BBM
yang diambil dari APBN , sehingga kita dapat membeli
BBM dengan murah akibat adanya subsidi BBM tersebut . Tetapi dengan naiknya
harga minyak di dunia pemerintah tidak dapat menjual BBM kepada masyarakat
dengan harga yang sama dengan harga yang sebelumnya karena hal itu dapat
menyebabkan pengeluaran APBN untuk subsidi BBM semakin tinggi dan hal ini dapat
membuat kacaunya dana RAPBN yang telah dirumuskan oleh pemerintah sebelumnya .
Maka pemerintah mengambil kebijakan
untuk menaikan harga BBM . Pemerintah akan
segera menaikkan harga BBM subsidi tahun ini. Nantinya harga bensin jenis premium tidak
lagi sama dengan harga solar subsidi .
Harga
solar subsidi bakal lebih murah dari
bensin premium. Rencana pemerintah menaikkan
harga BBM subsidi, dan juga soal rencanapemberian kompensasi ke rakyat miskin
pasca kenaikan harga BBM subsidi tersebut harus seizin DPR agar pembahasan RAPBN bisa
dipercepat . Adapun
kompensasi tersebut adalah beras miskin , beasiswa miskin, program keluarga harapan, dan bantuan langsung
tunai (BLT) yang namanya diganti menjadi bantuan langsung sementara masyarakat (BLSM) . Namun demikian, kenaikan harga
Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tahun ini diperkirakan dalam jangka pendek
tentu akan berkontribusi pada melonjaknya
angka inflasi sehingga mengoreksi pertumbuhan ekonomi yang pada gilirannya akan
mempengaruhi kinerja perekonomian secara agregat . Oleh karena itu
, dalam penulisan ini akan membahas dampak dari kenaikan BBM dari segi
perekonomian Indonesia maupun dari segi bisnis untuk para pengusaha .
ISI
Pemerintah mengambil kebijakan untuk
menaikan harga BBM . Rencana
kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) menjadi kekhawatiran utama masyarakat
Indonesia yang terpotret dalam riset terkini perusahaan riset dan penyedia informasi
mengenai konsumen. Pada kuartal ketiga 2014 ini, perhatian masyarakat yang
pertama mengenai kenaikan harga BBM , baru kemudian ekonomi dan politik. Berdasarkan
hasil survei, pada kuartal kedua 2014, sekitar 34 persen masyarakat menyatakan
kekhawatiran utama mereka adalah keadaan ekonomi . Namun, pada kuartal
selanjutnya, sebanyak 28 persen masyarakat mengaku kenaikan harga BBM adalah
kekhawatiran terbesar mereka. Kenaikan harga BBM begitu berdampak signifikan
terhadap daya beli konsumen. Harga bahan bakar minyak memengaruhi banyak
pengeluaran lainnya. Keputusan pemerintah untuk mengurangi subsidi BBM
berpotensi menurunkan tingkat konsumsi dan kepercayaan diri masyarakat untuk
sesaat dan kemudian bisa pulih kembali.
Pemerintah
akan menaikkan harga BBM bersubsidi untuk menjaga keberlanjutan APBN 2013.
Tanpa kenaikan harga BBM bersubsidi, maka beban subsidi akan membengkak dan
tidak seimbang dengan belanja lainnya. Kenaikan harga BBM bersubsidi akan
mengurangi kecepatan pertumbuhan konsumsi yang pada akhirnya menekan impor
hasil minyak. Tentu saja kita mengharapkan (neraca perdagangan) bisa membaik setelah
pemerintah memutuskan untuk menaikkan harga BBM. Selama ini, harga BBM di dalam
negeri terlalu murah sehingga permintaan terus meningkat. Di sisi lain,
produksi minyak dalam negeri terus melambat sehingga memicu impor hasil minyak
besar-besaran . Kenaikan harga BBM akan mempengaruhi semua lini ekonomi di
Indonesia . Bagi dunia usaha, kenaikan harga BBM memberikan dampak cukup besar
terhadap biaya produksi barang dan jasa. Biaya bahan baku akan turut mengalami
kenaikan, ongkos angkut melonjak, ditambah dengan tuntutan karyawan untuk
kenaikan upah yang pada akhirnya membuat marjin perusahaan mengecil . Pada
akhirnya perusahaan akan menaikan harga produk akhir . Di lain pihak, daya beli
masyarakat juga menurun karena beban kenaikan harga BBM. Turunnya daya beli
masyarakat mengakibatkan tidak terserapnya semua hasil produksi perusahaan,
sehingga secara keseluruhan akan menurunkan penjualan yang pada akhirnya juga
akan menurunkan laba perusahaan . Oleh sebab itu pengusaha harus mencari
strategi-strategi baru untuk tetap menjaga stabilitas perusahaan. Tetap menjaga
kualitas barang dan jasa adalah salah satu cara agar produk tetap diminati oleh
konsumen. Jika produk berkualitas dan memiliki nilai yang cukup penting di mata
para konsumen, maka adanya perubahan harga tidak terlalu dihiraukan para
pelanggan. Terlebih lagi persaingan penjualan akan semakin ketat, produk yang
berkualitas tinggi tentu akan menjadi pilihan masyarakat.
Selain
meningkatkan kualitas produk, pengusaha juga perlu memperkuat brand produk untuk menjaga loyalitas
konsumen . Tak bisa dipungkiri bila reputasi perusahaan atau brand image yang dimiliki cukup
mempengaruhi psikologis para pelanggan, sehingga tidak heran bila konsumen pun
akan rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan produk-produk bermerek
terkenal . Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia, Sofjan Wanandi
menilai kenaikan BBM akan menguntungkan dalam jangka panjang. Menurutnya ,
justru jika BBM tidak dinaikkan , sementara dana subsidi BBM diambil dari utang
, dalam jangka panjang justru akan menyengsarakan . Dunia usaha dan masyarakat
sama-sama rugi . Akan lebih baik subsidi BBM itu dialihkan sektor lain seperti
infrastruktur sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi . Apalagi berbagai
fasilitas infrastruktur seperti pelabuhan sudah macet dan hal ini yang akan
mengurangi daya saing pengusaha . Dengan melalukan perbaikan infrastruktur pada
akhirnya akan juga meningkatkan daya saing ekonomi sehingga pengusaha bisa
lebih efisien untuk memangkas ongkos transportasi. Alhasil, dunia usaha makin
efisien. Infrastruktur yang mendesak untuk diperbaiki selain pelabuhan dan
jalan untuk melancarkan barang, juga perbaikan infrastruktur listrik, air,
irigasi untuk para petani .
PENUTUP
Kenaikan harga BBM selalu disertai dengan kenaikan
harga-harga kebutuhan yang lain, karena BBM merupakan faktor bahan baku yang
utama bagi sektor industri. Sehingga dampak kenaikan harga BBM pasti akan
sangat dirasakan oleh masyarakat luas, khususnya masyarakat kecil. Untuk
menyiasati kenaikan harga BBM bagi para produsen adalah dengan cara makin
kreatif, mencoba memberikan nilai tambah produk dari aspek yang tidak
menjadikan harga naik, seperti aspek desain, model dan aplikasi yang menarik
yang paling penting dari bahan bakunya kalau bisa memanfaatkan barang bekas
yang sudah tidak terpakai tetapi masih bisa di kelola menjadi suatu produk yang
berguna. Hal ini perlu dilakukan agar harga produk tidak ikut naik terlalu
tinggi sehingga tidak merugikan kita dan konsumen pun makin bertambah karena
produk yang dijual terbuat dari barang bekas sehingga harganya pun terjangkau .
DAFTAR
PUSTAKA
http://prasetyokoko.blogspot.com/2012/03/bab-i-pendahuluan.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar